Tampilkan postingan dengan label Seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seks. Tampilkan semua postingan

Semangka, 'Viagra' Alami


Menurut peneliti dari Universitas Texas A&M, AS, menyimpulkan sitrulin, kandungan rahasia dalam buah semangka berkhasia membuat pembuluh darah menjadi relaks. Sehingga memperlancar aliran darah, dan otomatis berdampak pada performa ‘junior’. Efek yang sama jika pria mengonsumsi Viagra .

Dr. Bhimu Patel, kepala peneliti menjabarkan, sitrulin yang masuk ke tubuh berubah menjadi asam amino bernama arginine. Asam amino ini mampu meningkatkan antioksidan, dan melancarkan aliran darah, yang berperan pada kemampuan
ereksi pada pria. Bedanya dari Viagra, kandungan ini tanpa efek samping, sekaligus menyehatkan tubuh.

Namun, penelitian ini masih ada kontroversi. Menurut Penelope Perkins-Veazie, Peneliti dari Department of Agriculture, jika ingin mendapatkan jumlah kandungan sitrulin untuk meningkatkan tingkat arginin dalam tubuh, Anda harus mengonsumsi enam gelas jus semangka, tanpa tambahan air dan gula.

Tapi, kondisi ini juga bisa menyebabkan masalah baru. Karena kandungan semangka bersifat diuretik, bagi yang mengonsumsi 6 gelas jus, tentu akan sering buang air kecil. Belum lagi, kandungan gula yang tinggi dalam semangka dapat menyebabkan kram pada tubuh. Karena itu, metode ini tidak disarankan pada pengidap diabetes.

Tapi bagaimana pun, selain rasanya yang manis dan menyegarkan semangka juga sebagai gudang vitamin dan kaya akan antioksidan. Buah kaya air ini mempunyai kandungan vitamin A yang cukup baik. Konsumsi 100 gram vitamin A cukup untuk memenuhi 11,1 persen kebutuhan tubuh akan vitamin A.

Selain itu, menurut The George Mateljan Foundation, kandungan vitamin C pada semangka termasuk dalam kategori sempurna. Kombinasi dua vitamin tersebut membuat semangka dapat menjadi sumber antioksidan sangat baik.

Semangka juga kaya vitamin B kompleks yang sangat diperlukan untuk produksi energi. Kandungan airnya yang tinggi juga menyebabkan semangka sebagai buah pelepas dahaga.

Warna merah pada semangka menandakan tingginya kadar likopen, salah satu komponen karotenoid seperti halnya betakaroten.
Likopen juga dilaporkan dapat mengatasi kanker lambung yang disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori. Kehadiran likopen sangat bermanfaat untuk menghambat oksidasi yang disebabkan oleh bakteri tersebut.

Selain itu, likopen juga dapat memperbaiki sel-sel yang telah mengalami kerusakan. Sebagai senyawa fitokimia, likopen tidak memlliki sifat toksik, sehingga aman dikonsumsi tanpa menimbulkan efek samping.

Dalam suatu percobaan yang dilakukan All India Institute of Sciences New Delhi pada 30 orang pria tidak subur berusia 23-45 tahun yang diberi 20 mg likopen dua kali sehari selama 3 bulan, menunjukkan peningkatan jumlah sperma, perbaikan struktur sperma, dan peningkatan pergerakan sperma.

Obat Kuat Pria, Efektifkah?


Baru-baru ini, puluhan merk obat kuat yang dijual bebas di pasaran ditarik dari peredaran. Masalahnya, obat yang kebanyakan terbuat dari bahan-bahan herbal tersebut ternyata mengandung bahan kimia, sehingga, bisa membahayakan kesehatan. Di tambah lagi, banyak merk yang tidak mencantumkan nomor register dari Departemen Kesehatan dan tidak menyertakan komposisinya. Jadi, belum tentu aman dikonsumsi.

Sayangnya, banyak pria yang tidak menyadari hal ini. Bahkan, meski sudah mengetahui risiko negatif dari obat kuat, tidak sedikit pria yang
tetap menjadi pelanggan ramuan dan obat penambah vitalitas saat bercinta ini.

Mengenai kemampuan bercinta, dr. Ryan Thamrin, seksolog dari Klinik Spesialis Artha Sari, Cibubur mengungkapkan, selama ini pria terbelenggu pada mitos-mitos seks. Salah satunya, jika ingin menambah vitalitas ketahanan seksual, minumlah ramuan dan obat tertentu.

“Pria memang ingin yang serba instan. Bila muncul masalah di tempat tidur, seperti impoten atau ejakulasi dini, mereka langsung mencari solusi kilat. Yaitu, mengonsumsi obat kuat. Inilah yang salah kaprah,” katanya menambahkan.

Masalah kemampuan bercinta pria bisa dipengaruhi dua hal, yaitu fisik dan psikis. Gangguan secara fisik, tubuh kelelahan, atau mengidap penyakit tertentu. Sedangkan secara psikis, bisa disebabkan karena stres. Jadi, memang perlu pengawasan dokter dalam hal ini.

Saat ini memang sudah ada obat kuat yang legal, dan bebas dijual pasaran. Tapi, jika gangguan seksual dialami pasangan Anda bukan berarti bisa langsung mengonsumsi obat kuat yang beredar di pasaran.

Memang, obat kuat yang bebas dan mudah didapat kebanyakan terbuat dari herbal, misalnya curcuma. Ada juga yang ditambah suplemen. Manfaatnya menghangatkan tubuh sehingga memperlancar aliran darah. Otomatis, berdampak pada performa ‘junior’.

“Tapi, efeknya tidak selalu sama pada tiap pria. Hal ini juga bisa tergantung dari riwayat kesehatan masing-masing. Apalagi, banyak produsen obat berbuat nakal, menambahkan bahan-bahan kimia ke dalam obat tersebut,” kata dr. Ryan.

Bagi pria yang memiliki riwayat penyakit jantung, sebaiknya tidak sembarangan mengonsumsi obat kuat. Efek obat ini adalah memperlancar sirkulasi darah ke penis. Otomatis, meningkatkan kerja pacu jantung. Tak mengherankan, ada beberapa kasus pria meninggal dunia terkena serangan jantung setelah mengonsumsi obat ini.

Ada gejala-gejala tubuh seperti yang menunjukkan obat kuat berdampak negatif ke tubuh pria, antara lain:
- Jantung berdebar-debar
- Pusing
- Keringat dingin

Lantas, kapan obat kuat diperlukan? “Jika dokter sudah didiagnosis, seseorang memerlukan obat tersebut. Seringkali, banyak pria yang sebenarnya tidak memerlukan obat kuat. Karena itu, yang perlu diperiksa terlebih dulu adalah menemukan penyebab suami 'loyo' di tempat tidur. Apakah karena mengidap penyakit tertentu, seperti ginjal dan diabetes? Sebab, dua penyakit tersebut dapat menghambat performa 'junior',” ujar dr. Ryan.

Masalahnya, masih banyak pria yang belum mengetahui, jika penyakit yang diderita sudah terkontrol, sebenarnya kondisi bisa normal kembali. Pria pun tidak butuh obat kuat. Namun, kalaupun ternyata pasangan Anda membutuhkan obat kuat, dr. Ryan menyarankan agar aturan pemakaiannya tidak sembarangan. Tetap harus sesuai dosis, untuk mencegah efek negatif yang mungkin terjadi.

Tetap Hot Ketika Hamil


Masa menanti kedatangan calon buah hati tentulah sangat membahagiakan bagi seorang wanita. Namun kehamilan bisa membuat seorang wanita kehilangan selera, mulai selera makan hingga hubungan intim dengan suami.

Banyak pasangan yang kehilangan masa-masa intim setelah istri mulai mengandung. Terjadi kekhawatiran bercinta saat istri hamil bisa membahayakan janin. Padahal, kehamilan tak harus membuat Anda dan suami ‘puasa’ bermesraan, kok.

Bahkan beberapa dokter kandungan menganjurkan
hubungan intim saat hamil, karena bisa melatih otot-otot organ intim wanita untuk persiapan proses kelahiran. Orgasme saat berhubungan seks bisa melatih otot-otot rahim berkontraksi sehingga memperlancar proses melahirkan.

Hilang gairah
Melakukan hubungan intim pada saat hamil merupakan tantangan tersendiri. Baik dari segi emosional maupun teknik. Di masa awal kehamilan, banyak wanita yang mengalami berbagai tekanan baik fisik maupun mental. Mulai morning sick hingga kelelahan yang amat sangat. Hal itu menyebabkan hilangnya gairah dan seks menjadi hal terakhir yang dipikirkan.

Menurut Lou Paget, penulis buku Once Hot Mamas: The Ultimate Guide to Staying Sexy Throughout Your Pregnancy and the Months Beyond, hal itu biasa terjadi di trimester pertama kehamilan.

Tapi masa-masa kehilangan gairah itu biasanya berakhir pada trimester kedua. "Saat Anda mencapai trimester kedua kehamilan, hormon estrogen meningkat dan membuat libido naik,” ujar Paget.

Trimester kedua kehamilan ini sering juga disebut pregnancy's honeymoon. Pada masa ini, organ intim wanita menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan. Sehingga wanita lebih antusias terhadap hubungan seks.

Paget mengatakan, hubungan intim memang paling aman dilakukan pada trimester kedua. Sebab pada trimester pertama, kandungan masih cenderung rentan terhadap kemungkinan keguguran bila melakukan hubungan seks. Sedangkan pada trimester terakhir, kondisi kandungan sudah siap untuk posisi melahirkan. Orgasme pada saat hubungan intim bisa memicu kontraksi kandungan sehingga bisa terjadi kelahiran prematur.

Apakah penetrasi membahayakan janin?
Banyak pasangan khawatir melakukan penetrasi pada saat istri hamil. Para suami takut ‘adik kecil’-nya bisa membahayakan rahim dan janin yang sedang berkembang. Tapi sebetulnya ketakutan tersebut tak perlu terjadi. Janin memiliki pelindung yang aman berupa air ketuban. Organ vital pria tidak akan menimbulkan trauma pada janin, sepanjang penetrasi dilakukan secara aman.

Perubahan bentuk tubuh
Kehamilan membuat bentuk tubuh wanita berubah. Tapi jangan lantas Anda merasa tubuh tak seksi lagi. Banyak pria justru menganggap tubuh wanita saat hamil terlihat makin seksi. Pada saat hamil, payudara wanita terlihat lebih berisi.

Jadi, tinggalkan daster dan baju hamil biasa. Coba cari baju hamil yang bisa membuat Anda tampil lebih segar dan cantik. Mengenakan lingerie seksi bisa membuat Anda merasa seksi sekaligus memancing gairah suami.

Perut yang membuncit pun bukan menjadi gangguan bagi Anda dan suami saat bercinta. Pilih posisi aman sehingga tak membahayakan calon buah hati Anda.

Gaya Bercinta Monoton


Tanya:
Di usia perkawinan yang baru setahun, saya (30) merasa aktivitas seksual yang kami jalani monoton. Mungkin, karena posisi bercinta yang saya dan suami lakukan itu-itu saja. Kami pun mencoba gaya baru. Tapi, ternyata tidak mudah. Mengapa begitu? Posisi lain seperti apa yang bisa kami coba sebagai variasi?

w_suxxx@yahoo.com

Jawab:
Langkah yang Anda ambil guna mengusir rasa jenuh, tampaknya
sudah tepat. Jadi, meski pada awalnya kurang berhasil, sebaiknya jangan cepat menyerah. Anda berdua dapat bereksperimen gaya lain. Misalnya, gaya berdiri, woman on top, atau gaya lainnya.

Pada gaya woman on top. Anda berdua bebas berekspresimen. Tapi, hati-hati jangan coba-coba melakukan gaya akrobatik, bisa-bisa Anda atau suami malah keseleo. Lakukan variasi selama Anda dan suami merasa nyaman, dan tidak menimbulkan rasa sakit.

Referensi posisi bercinta lain bisa Anda dapatkan dari majalah, buku, atau internet. Jadi, jangan ragu untuk bereksplorasi.

Mitos-Mitos Tentang Impotensi Pria



Banyak mitos yang berkembang seputar impotensi pria. Anda dan pasangan harus bisa membedakan antara fakta dan mitos. Berikut ini beberapa mitos yang beredar di kalangan pria. Saatnya, Anda berdua mengetahui faktanya.

- Mitos : ‘Pria sejati’ tidak pernah impoten
Fakta : Semua pria berusia di atas 30 tahun pernah mengalami impotensi setidaknya sekali dalam hidupnya. Hal itu menggambarkan lebih dari 150 juta pria di seluruh dunia pernah mengalami impotensi. Kemungkinan angka tersebut akan meningkat hingga 300 juta atau lebih.

Impotensi atau disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan seorang pria untuk mempertahankan kemampuan ereksinya saat bercinta. Impotensi tidak terkait masalah libido, ketidakmampuan ejakulasi dan mencapai orgasme.


- Mitos : Impotensi terkait masalah psikologis
Fakta: Impotensi yang terkait masalah psikologis presentasenya kurang dari 20 persen. Penyakit seperti diabetes, jantung, darah tinggi, dan kanker prostat merupakan penyebab terbanyak impotensi. Stres, dan kehilangan percaya diri merupakan faktor sekunder penyebab impotensi.

- Mitos : Impotensi adalah bagian dari penuaan
Fakta: Meskipun impotensi banyak dialami oleh pria berumur, tetapi rata-rata yang mengalami impotesi itu memiliki penyakit diabetes, darah tinggi, dan penyakit jantung. Jadi, penyebabnya bukanlah umur tetapi penyakit tertentu.

- Mitos : Impotensi tidak ada obatnya
Fakta: Dalam dunia pengobatan memang belum ditemukan obat yang bisa menyembuhkan impotensi secara permanen. Tetapi, sudah banyak terapi-terapi yang dapat diikuti oleh penderita impotensi. Dan, hasilnya, cukup efektif. Jadi, jangan hanya mengonsumsi obat, tetapi harus disertai dengan terapi. Pengobatan melalui oral juga semakin berkembang seperti viagra, perawatan melalui penyuntikan dan pompa vakum.

- Mitos : Impotensi hanya masalah pria
Fakta: Impotensi bukan hanya permasalahan pria. Sebagai pasangan, wanita juga harus membantu mengatasi masalah impotensi. Mulai dari menemani pasangan melakukan pengobatan hingga mengembalikan rasa percaya dirinya.

- Mitos : Pria tahu semua hal tentang seks
Fakta: Banyak opini yang beredar pria selalu tahu hal yang terkait dengan seks. Tetapi studi klinis mengungkapkan bahwa impotensi dapat terjadi karena kekurangan informasi terkait ‘mekanisme’ seks. Kesalahpahaman yang banyak terjadi adalah pria selalu membicarakan masalah seks secara gambalang. Padahal banyak juga pria yang sulit membicarakannya, sehingga kekurangan informasi tentang seks.




Solusi Jika Suami Hilang Gairah


 Di bulan-bulan pertama pernikahan, gairah bercinta suami-istri umumnya masih menggebu. Ibaratnya, tiap hari adalah masa bulan madu. Tapi, seiring bertambahnya usia pernikahan, frekuensi bercinta pun menurun.

Masalahnya, bila salah satu masih memiliki semangat yang sama dengan masa bulan madu, sementara pasangannya sudah ‘menyerah’. Lantas, jika suami berubah ‘dingin’ di tempat tidur, apa yang mesti diwaspadai?

Stres pada pekerjaan
Suami yang sedang dalam ‘tegangan tinggi’ -- sangat emosi karena
begitu stres-- tingkah laku dan raut mukanya pun terlihat jelas. Jangankan tersenyum, bicara saja tak mau. Semalaman hanya marah-marah saja.

Singkirkan pikiran bahwa Anda tak menarik lagi di matanya, atau dia berselingkuh. Terlalu banyak hal yang melintas di dalam benaknya sehingga seks bukan lagi menjadi prioritas.

Harus melakukan presentasi penting untuk mendapatkan proyek besar, memikirkan pengeluaran rumah tangga yang kian membengkak, belum lagi ada anak buah yang tidak disiplin. Semua hal itu bisa mengganggu fokus perhatiannya. Sehingga keinginan bercinta pun tak sempat mampir di benaknya.

Solusi:
Mengatasi stres yang bertumpuk memang tak mudah. Anda dituntut untuk lebih bersabar menghadapi suami. Memang terdengar klise, tapi pengertian dan kesabaran Anda menjadi kunci utama untuk membantu suami terlepas dari problema pribadinya.

Pancinglah dia agar mau menceritakan masalah-masalahnya. Belum tentu Anda bisa mencarikan jalan keluar, tapi paling tidak Anda mengurangi beban di pundaknya dengan menjadi pendengar yang baik. Ngobrol berdua pun bisa, kok, menyelesaikan masalah tersebut. Dengan santai dan tidak emosi.

Cobalah untuk ‘menyelamatkan’ suami keluar dari jebakan rutinitas dan kesibukan. Buatlah bulan madu kedua dan bangunlah suasana yang romantis. Sesekali, ajaklah suami menikmati makan malam romantis di tempat yang belum pernah Anda kunjungi sebelumnya.

Mengidap penyakit
Untuk melakukan aktivitas seksual memang diperlukan kesiapan fisik. Ada sejumlah penyakit yang dapat menyebabkan gairah suami jadi lenyap. Misalnya, lever, diabetes, atau ginjal yang membuat hormon testosteron, hormon pemicu gairah seks pada tubuh pria, jadi menurun. Akhirnya, kondisi tempat tidur juga jadi terganggu

Solusi:
Jika suami mengidap salah satu penyakit tersebut, jalan satu-satunya segera berkonsultasi kepada dokter ahli agar tidak berlarut-larut. Mungkin sudah saatnya juga, suami menemui seksolog, karena siapa tahu suami mengalami disfungsi seksual, seperti ejakulasi dini.

Bila suami memang mengalami disfungsi seksual, biasanya dia jadi malas berhubungan dengan istri karena takut mengecewakan. Tidak mampu memuaskan istri jadi menambah beban tanggung jawab suami, sehingga tingkat stresnya semakin tinggi. Akibatnya, tak ada letupan gairah walaupun istri tampil seseksi mungkin.

Letih berlebihan
Ketika suami mulai mengeluh pundaknya pegal atau pinggangnya seperti mau patah, Anda harus pandai menerjemahkan keluhannya sebagai peringatan bahwa tubuhnya sudah sangat lelah. Artinya, secara fisik, suami sedang lelah, sehingga tak bergairah melakukan aktivitas seksual, apalagi menikmatinya.

Solusi:
Jika masalahnya ini, cobalah Anda membuatnya nyaman dan relaks sepulang kerja. Saat menyambutnya, tak ada salahnya Anda berdandan. Sebab, bila Anda menyambutnya dengan penampilan memakai kaus, plus celana pendek butut, bisa jadi malah bikin suami malas menyapa Anda, dan langsung tidur.

Karena itu, buat dia merasa nyaman. Siapkan teh hangat. Bila perlu siapkan air hangat untuk dia berendam. Ketika suami merasa segar kembali, segera kirimkan sinyal-sinyal nakal.

Usir Sakit Kepala dengan Bercinta


Jika Anda sering mengalami sakit kepala atau migrain, bercinta ternyata bisa menjadi pengganti aspirin. Kok, bisa? Pada 1988, seorang pasien wanita menginspirasi dokter dari Oklahoma menelititi hubungan antara migrain dengan aktivitas seks. Pasien tersebut berkata tidak membutuhkan obat untuk sakit kepalanya, tetapi justru membutuhkan nomor telepon seorang pria.

James Couch, seorang neurologis di Pusat Kesehatan Oklahoma, AS tertarik untuk lebih mendalami masalah tersebut dengan pendekatan psikologis. Lalu ia membuat penelitian, melibatkan 84 wanita yang mengalami masalah sakit kepala. Semua wanita diberi
instruksi, untuk bercinta jika merasakan sakit kepala. Hasilnya, dua dari tiga wanita merasakan sakit kepalanya berkurang, meski terkadang disertai rasa mual.

Menurut para peneliti di Pusat Kesehatan Oklahoma, hal itu mungkin terjadi karena, saat bercinta tubuh mengeluarkan hormon endorfin dan hormon yang dapat menghilangkan rasa sakit melalui rangsangan saraf saat orgasme.

Presentasenya, 61 persen dari 84 dari wanita yang mengalami sakit kepala, merasakan rasa sakit berkurang. Kesimpulan penelitian tersebut, sebelum minum aspirin untuk mengusir sakit kepala, sebaiknya cobalah bercinta dulu. Setidaknya, tubuh tidak langsung dicecoki senyawa kimia, kan?

Namun, berbeda dari wanita, pada beberapa pria, bercinta justru bisa menyebabkan sakit kepala. Menurut Randolph Evans, Profesor neurologis di Baylor College of Medicine, AS, bercinta akan memicu seseorang yang sudah memiliki riwayat migrain dan sakit kepala. Kondisi ini kebanyakan menyerang kaum pria.

“Saat memulai aktivitas seksual akan muncul sakit kepala disertai rasa nyeri di leher. Hal itu akan berlanjut sampai aktivitas seksual selesai. Dan, ada juga tipe sakit kepala yang muncul hanya saat orgasme” kata Evans.

Tetapi Anda jangan khawatir, hal itu ternyata lebih menimpa kaum pria dan jumlahnya hanya sekitar 1 persen saja. Gejala tersebut dinamakan coital cephalalgia. Kemungkinan rasa sakit kepala tersebut diakibatkan viagra atau obat perangsang lainnya yang sering di konsumsi kaum pria.

Meskipun bercinta mampu mengurangi sakit kepala, jika rasa sakit ini terus menerus dialami, sebaiknya Anda juga memeriksakan masalah ini ke dokter. Tujuannya, agar sakit kepala Anda bisa dideteksi dan ditangani secara medis.

Curi Waktu Bercinta



Lebih memilih tidur ketimbang bermesraan dengan suami? Wah, hati-hati, jika aktivitas satu ini terlupakan, bukan tak mungkin bisa ‘menggoyangkan’ perkawinan. Kesibukan berkarier dan mengurus anak jangan dijadikan alasan terus menerus absen bercinta. Di tengah waktu sempit itu, Anda dan suami tetap dapat mengambil kesempatan bermesraan,

Bila Anda dan suami sama-sama bergairah pada waktu dan tempat yang tepat, tunggu apa lagi? Beberapa kasus di bawah ini, mungkin saja bisa dialami Anda berdua pada waktu tak terduga. Jika terjadi, langkah-langkah ini bisa ditiru!

1. Anda dan suami baru bangun tidur. Masih ada waktu sekitar 15 menit sebelum Anda berdua bersiap-siap ke kantor. Tiba-tiba, Anda berdua bergairah.

Yang mungkin dilakukan:
Melakukan hubungan seks di pagi hari memang terdengar aneh dan tidak biasa dilakukan sebagian pasangan. Tetapi bagi mereka yang menyukai kehidupan seks penuh variasi dan tantangan, seks di pagi hari dapat memberikan keunikan tersendiri. Umumnya, gairah di pagi hari muncul didasari keadaan tubuh yang bugar setelah beristirahat malam hari.

Namun, karena seks pagi hari memiliki keterbatasan waktu, Anda berdua bisa mencoba sensasi kilat quickie seks. Ketika Anda mulai merasa bergairah, godalah pasangan dengan mengatakan bahwa dia sangat menggairahkan. Jelaskan betapa Anda membutuhkan kebersamaan dengannya walau hanya dalam beberapa menit. Jangan malu-malu. Dijamin, rasa terkejut suami bisa membuatnya makin bergairah.

Gunakan waktu sempit itu semaksimal mungkin dengan memfokuskan pada satu titik erotis masing-masing. Jika Anda belum mengetahui letak g-spot pasangan, Anda bisa mencari tahu dengan mengekplorasi tubuhnya. Pasangan juga bisa melakukan hal yang sama. Jika Anda merasa pasangan tidak melakukan apa yang diinginkan, sebaiknya, jangan diam saja. Bisa-bisa, Anda kehilangan momen tersebut. Tuntun tangan si dia untuk menjelajahi titik-titik sensual di tubuh Anda.

2. Anak-anak tidur lebih cepat. Anda berdua sedang santai menonton teve. Hmm…Anda pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini, kan?

Yang dapat dijalani:
Sebelum rasa kantuk menyerang, sebaiknya Anda jangan buang-buang waktu. Agar gairah cepat meningkat, Anda dapat menyiapkan kamar tidur dengan cara menambahkan wewangian aromaterapi, aroma vanila atau lavender, di beberapa sudut kamar. Atau, Anda juga bisa memercikkan beberapa tetes minyak esensial di seprai atau sarung bantal yang bermanfaat bisa memunculkan sensualitas.

Setelah itu, ajaklah suami masuk kamar. Sebelum memasuki permainan sesungguhnya, tanpa bertanya ciumlah bibir suami dengan hangat. Mungkin, biasanya Anda dan suami kerap melewati bagian ini. Padahal, teknik ciuman dengan lidah berpagut dengan tempo naik turun berkhasiat meningkatkan aliran darah ke organ-organ intim yang sensitif, sehingga bisa membut gairah makin menggebu-gebu.

Ketika bercumbu, jangan lupa untuk menyuarakan desahan-desahan halus agar suami bertambah semangat mencumbu Anda. Jika menyukai sentuhan suami, Anda bisa memberikan sinyal desahan sedikit lebih keras agar suami tahu letak daerah sensitif yang membuat Anda makin bergairah. Setelah gairah sudah tak bisa diredam lagi, kini saatnya Anda berdua mempraktekkan teknik bercinta.

3. Pada akhir pekan, anak-anak diajak eyang mereka ke mal. Anda berdua punya waktu lima jam.

Yang bisa dinikmati:
Walau waktu yang dimiliki cukup lama, ada baiknya jangan langsung terjun ke tempat tidur. Sebelum mulai bercumbu, Anda bisa menyiapkan sebotol red wine dan sekotak cokelat di meja samping tempat tidur. Sajian ini dianggap sebagai aphrodisiac, yaitu makanan pembangkit hasrat seksual. Anda memang berniat membangkitkan gairahnya, kan?

Sambil mengobrol topik-topik ringan seputar anak-anak, sajian ini bisa disantap berdua. Anda bisa bergantian menyuapi cokelat, sambil Anda menyandarkan kepala di dadanya, agar suasananya tambah romantis, dan lebih relaks. Selanjutnya, mulailah saling memberikan sentuhan. Cara ini berkhasiat membangkitkan hasrat bercinta.

4. Anak-anak menginap semalam di rumah tantenya. Waktunya Anda dan suami fokus pada keintiman dan kemesraan berdua.

Yang menambah kemesraan:
Bayangkan, Anda memiliki waktu seharian khusus untuk dihabiskan bersama suami. Ingin melakukan apa, ya? Jangan bingung, banyak aktivitas yang bisa dilakukan berdua. Ini adalah waktu yang tepat untuk berbuat ‘nakal’. Karena waktu yang miliki cukup lama, jadi, biarkan mood bercinta datang dengan sendirinya. Kata siap tidak pernah jadi masalah. Yang penting lupakan usaha Anda membangkitkan mood dan menunggu datangnya hasrat seksual. Lakukan saja, mood akan datang dengan sendirinya. Dengan begitu, atur beberapa bunga di kamar tidur dan ruang keluarga. Bunga segar, seperti bunga lili, fresia atau mawar untuk membuat suasana menjadi romantis dan menebarkan harum menyegarkan.

Nyalakan musik yang menyenangkan seperti jazz, R&B, klasik atau suara romantis rekaman titik-titik hujan atau debur ombak. Konon suara titik hujan dan debur ombak yang seirama dengan detak jantung memicu gairah. Lebih spesial lagi bila Anda mempunyai musik yang memberi kenangan bersama. Anda juga bisa mengajaknya berdansa. Tak perlu teknik berdansa waltz saat ini. Dalam alunan musik lembut, Anda bisa berdansa sambil memeluknya.

Selain itu, aktivitas lain yang bisa dilakukan berdua adalah membangkitkan semangat dengan mengajak suami melakukan permainan. Semisal, perang bantal atau saling mengelitiki tubuh. Hal ini dapat menambah semangat dan memberikan kedekatan di antara Anda berdua.

Agar suasana semakin menarik, Anda juga bisa memutar film biru selama bercinta. Kenapa tidak? Ikuti gaya bercinta para aktornya. Jika mereka ganti posisi, ikuti juga. Dijamin suasana bercinta jadi seru dan tak bikin bosan.

Puncak Kepuasan Wanita


Dalam bercinta, wanita juga ingin menggapai kepuasan puncak. Faktanya, tidak semua wanita mendapatkan orgasme saat berhubungan intim. Padahal orgasme memiliki dampak positif bagi tubuh dan mood kaum hawa.

Apa yang dimaksud orgasme? Orgasme adalah keadaan di mana otot-otot mengencang saat sedang bercinta. Selama orgasme, jantung akan berdegup kencang, nafas berpacu lebih cepat, dan tekanan darah meningkat. Otot di seluruh tubuh pun akan mengencang, terutama otot sekitar vagina.

Saat orgasme inilah hormon endorfin dalam tubuh akan masuk ke dalam aliran darah. Hormon ini bisa membuat kita merasa bahagia, nyaman dan hangat.

Jadi, semakin sering Anda mendapatkan orgasme, semakin banyak hormon endorfin yang diproduksi tubuh. Mood Anda akan menjadi lebih baik dan otot Anda juga mendapatkan latihan yang cukup.

Wanita memiliki kecenderungan lebih sulit mendapatkan orgasme. Tetapi jika sudah mendapatkanya, orgasme bisa terjadi berkali-kali.

Penelitian Masters & Johnson dalam bukunya Human Sexual Response, menyatakan, ketika sudah mencapai orgasme, wanita akan berusaha untuk mengulangnya dan memperoleh multiple orgasm. Sedangkan pria sebaliknya. Ketika sudah mendapatkannya, ia merasa sudah mencapai klimaks dan cukup.

Sebagian besar wanita mendapatkan orgasme melalui stimulasi di bagian klitoris. Tetapi ternyata dengan stimulasi di bagian vagina saja, perempuan bisa mendapatkan kepuasan puncak. Meskipun demikian, sensasi orgasme melalui vagina atau klitoris akan berbeda.

Untuk mendapatkan orgasme melalui vagina, pasangannya harus mengetahui letak G-spot. G-spot merupakan sekumpulan syaraf dengan ukuran kecil yang sangat sensitif, letaknya berada sekitar 1-2 inci dari liang vagina. Namun letak G-spot berbeda pada setiap wanita.

Mitos Ukuran ‘Junior’


Tanya:
Saya (30) akan melangsungkan pernikahan sebulan lagi. Saat kumpul bareng teman-teman, kami membicarakan pengalaman malam pertama. Mereka pun saling membandingkan ukuran ‘junior’ pria. Dari cerita mereka, saya menangkap, bila ukuran besar berarti lebih puas. Yang ingin saya tanyakan, apakah ukuran menentukan kepuasan bercinta?

q_risxxx@hotmail.com

Jawab:
Sebenarnya ukuran penis tidak bisa menentukan kepuasan seksual. Sebaiknya Anda jangan terlalu mempermasahkan hal ini. Jangan sampai obrolan ini mempengaruhi bulan madu nanti. Ada baiknya juga, jika Anda tidak mengungkapkan kecemasan ini pada pasangan. Kaum pria terkadang khawatir dengan masalah ini.

Yang penting, Anda bisa menyisiasatinya dengan beragam cara. Salah satunya, mencoba mencari posisi yang tepat saat bercinta. Bagi sebagian besar wanita, memberikan rangsangan klitoris dapat dilakukan sebagai suatu cara. Posisi wanita di atas biasanya menjadi pilihan jika Anda ingin mengendalikan permainan dan membuat Anda mengabaikan ukuran ‘junior’.

Konsultan:

dr. Anita Gunawan

Androlog di Rumah Sakit Pertamina, Jakarta

Lokasi Bercinta Penyulut Gairah


Bercinta yang rutin dan konvensional di tempat tidur bisa membuat kehidupan seks Anda dan suami terasa hambar. Untuk meningkatkan kembali hasrat yang memudar, coba lakukan hubungan intim di luar tempat tidur.

Sensasinya pasti berbeda dengan bercinta di kamar tidur. Lakukan sesekali sebagai variasi untuk mengusir kejenuhan. Hasilnya? Wow!

Mobil
Mobil bisa menjadi pilihan untuk bermain-main. Bawa mobil ke lokasi yang cukup sepi. Pastikan kondisi di luar cukup aman, sehingga Anda dan suami bisa bebas bereksplorasi. Rasa deg-degan takut ketahuan biasanya justru mampu memacu adrenalin. Tapi jika Anda tak mau ambil risiko ketahuan, lakukan saja di garasi rumah sendiri.

Dapur
Bercinta di dapur bukan hal yang aneh lagi. Anda bisa melakukannya sambil berdiri atau duduk. Jika Anda punya meja panjang di dapur, pasti lebih seru mencoba variasi gaya. Tapi bila kurang aman bercinta lama-lama di dapur, lakukan saja quickie atau seks kilat.

Shower
Nikmatnya bercinta di bawah pancuran air bukan rahasia lagi. Coba posisi si dia di belakang Anda. Dengan posisi ini, dia bisa lebih leluasa mengeksplorasi seluruh tubuh Anda. Bermain-mainlah dengan saling mengoleskan sabun atau memijat dengan minyak aromaterapi. Puas bercinta, tubuh dan pikiran pun terasa lebih relaks.

Kolam renang
Punya kolam renang di rumah? Kenapa tak mencoba serunya bercinta di dalam air? Apalagi bila dilakukan di malam hari dalam suasana remang-remang yang romantis. Dinginnya air tak akan mampu mengganggu Anda dan suami yang sedang ‘panas’.

Pantai
Lokasi ini memang menantang orang berkhayal untuk bisa bercinta di sana. Menikmati pasir putih dan riak air menyapu tubuh, membuat bercinta makin menggairahkan. Tapi jika ingin melakukannya, pastikan kegiatan Anda aman dari mata-mata jahil.

Pentingnya Terapi Seks


Kapan saat-saat terindah dalam kehidupan seks Anda? Ketika berbulan madu? Tahun-tahun pertama perkawinan? Atau Anda sudah lupa?

Menurut Val Sampson, psikolog dan konsultan seks untuk Durex Play, wanita bisa mulai mengeluhkan soal seks jika mengalami fase ‘kritis’ perkawinan. "Ada kalanya wanita perlu mencari solusi untuk masalah-masalah di tempat di tidur," kata Sampson.

Secara umum, ada empat fase saat aktivitas bercinta kemungkinan mengalami masa-masa sulit.

Fase pertama, yaitu pada bulan-bulan pertama perkawinan. Dengan catatan pasangan belum pernah melakukan hubungan seks sebelum menikah. Pada bulan-bulan ini, minimnya pengetahuan tentang titik erotis pasangan, dan masih adanya rasa malu, memang dapat mengganggu kenikmatan seks.

Fase kedua, adalah satu atau dua tahun setelah menikah. Ini biasanya berkaitan dengan keadaan istri yang sedang hamil, melahirkan, lalu mempunyai anak. Sehingga, ada kemungkinan enggan melakukan hubungan intim karena merasa tak nyaman

Fase ketiga, tahun kelima atau keenam pernikahan. Pada masa ini ada perasaan seolah seks dirasakan sebagai rutinitas. Sehingga, pada masa ini mungkin harus ada ekplorasi untuk teknik dan gaya bercinta.
Dan, fase keempat, terjadi pada tahun kesepuluh perkawinan. Ini merupakan puncak-puncaknya, saat aktivitas bercinta terasa monoton dan tidak lagi menggairahkan.

Jika Anda sedang mengalami satu fase di atas, Sampson menyarankan, satu cara ampuh untuk mengatasi keluhan ini adalah dibicarakan dengan suami. Masalahnya, tidak semua suami bisa diajak ngobrol tentang problem satu ini.

Tapi, jangan khawatir, saat ini menurut Sampson, makin banyak orang yang bersikap lebih terbuka soal seks. Misalnya, dari internet ataupun media lainnya. Unek-unek soal seks, tidak hanya terjadi di ruang konsultasi yang privat, tapi bisa berlangsung di ruang publik, entah itu berupa talkshow di kafe, atau live di televisi.

Namun, jika dengan cara tersebut, aktivitas bercinta masih mandeg, Anda bisa ngobrol dengan sahabat. Teman dapat menampung ekspresi ke(tidak)puasan dalam hubungan intim. Bahkan, obrolan pun dapat dilakukan untuk mengetahui teknik tertentu yang dapat digunakan untuk mencapai kepuasan. Cerita teman juga bisa menjadi bahan evaluasi atau diskusi dengan suami nanti.

Perlu disadari, porsi ‘laporan’ dari kamar tidur kepada teman perlu juga diperhatikan. Ada kisah yang bisa dibagi, ada juga yang sebaiknya tetap menjadi rahasia suami istri. Ukurannya? Cuma Anda sendiri yang bisa mengukurnya.

Yang pasti, untuk mencari solusi, setiap orang berhak memilih caranya sendiri. Kalau problemnya bukan berkaitan dengan fisik, misalnya gangguan komunikasi dan emosi yang bisa dipecahkan dengan konseling atau bicara dengan psikolog, maka datanglah ke psikolog.

Tapi, kalau problemnya sudah berat, misalnya ada trauma saat berhubungan intim, merasa nyeri atau suami tak bisa ereksi, maka pergilah ke seksolog, terapis seks, atau psikiater. Yang terakhir ini dilakukan bila berkaitan dengan emosi yang cukup berat dan memerlukan obat-obat tertentu.

Anda juga bisa bertanya di sini:
- On Clinic
Jl. M.H. Thamrin 11 Sarinah 904, Jakarta
Situs: www.onclinic.co.id
Telp: 021 - 3146570

- Klinik Edelweis
RSUPN Cipto Mangunkusumo (Sub Bagian Urologi)
Jl. Diponegoro No 71 Jakarta Pusat.
Telp: 021 - 392 3632, 392 6682

- Center For Marital & Sexual Studies Dr. Naek. L. Tobing
Jl. Pakubuwono VI/21, Kebayoran Baru, Jakarta
Telp: 021 - 7221441

- Klinik Pasutri
Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 69, Jakarta.
Telp : 021 - 8314290

Aroma Rokok Lenyapkan Gairah Bercinta


Tahukah Anda, dari sejumlah gangguan bercinta, aroma rokok berada di peringkat pertama yang paling membuat keinginan bercinta buyar? Terbukti dari survey tentang rokok yang dilakukan Asosiasi Paru Amerika Serikat 2007 terhadap 160 wanita usia 18-40 tahun, 68% di antaranya mengaku sering hilang selera bercinta gara-gara mencium aroma rokok dari mulut atau tubuh pasangannya.

Bila Anda memiliki suami perokok berat, mungkin Anda sering mengeluhkan bau asap rokok yang menempel di sekujur tubuh suami. Pasalnya, kondisi ini memang dapat mengganggu kenyamanan aktivitas seksual.

Menurut Juru bicara Asosiasi Paru Amerika Serikat, Edwin Fisher, PhD, rokok mengandung sulfur - zat kimia yang membuat bau yang kental. Semakin lama, perokok akan memiliki bau mulut yang makin parah. Di tambah lagi, Partikel dari rokok sigaret dapat memberi bercak kuning hingga coklat pada gigi.

Tak mengherankan, saat hendak mencium bibir pasangan, bau tak sedap itu ikut menyeruak dari rongga mulutnya. Rayuan Anda agar suami mau membersihkan diri (termasuk gosok gigi) sebelum bercinta hanya ditanggapi dengan dingin. Akhirnya, Anda hanya bisa terima keadaan. Tapi, jujur saja,bisa jadi gairah Anda jadi rada melorot.

Parahnya lagi, jika suami hobi merokok di dalam kamar, aroma asap rokok juga menempel di tempat tidur, baju-baju dan tubuh Anda. Aroma tak sedap ini tentu bukan hal yang membangkitkan hasrat bercinta.

Menurut Lou Paget, dalam bukunya How To Be Great Lover, makin lama usia pernikahan, biasanya penampilan di saat-saat intim menjadi tak lagi diperhatikan. Termasuk dalam urusan kebersihan diri. Padahal, yang paling utama dalam kegiatan seksual adalah menjaga kebersihan tubuh.

Seks melibatkan interaksi intens dalam jarak yang sangat dekat, sehingga bau tak sedap sedikit saja bisa sangat menurunkan gairah. Selain itu, penting untuk menjaga kebersihan sebelum melakukan aktivitas seksual agar terhindar dari risiko terjadi infeksi.

Jadi, sebaiknya, sejak awal Anda membuat antisipasi. Misalnya, dengan menyiapkan bedak khusus di samping tempat tidur untuk suami, atau menyediakan permen mint di kamar. Ketika suami mulai melancarkan rayuan mautnya, tawarkan dia agar mengulum permen penyegar mulut tersebut.

Enam Kesalahan Pria di Ranjang


Urusan bercinta tak selamanya berakhir menyenangkan. Perbedaan jalan pikiran pria dan wanita terkadang membuat acara bermesraan tak sukses.

Ada beberapa kesalahan pria yang terkadang membuat pasangannya tak terpuaskan. Pria mengira, mereka bisa banyak belajar seluk-beluk bercinta dari film ‘biru’. Nyatanya, film semacam mungkin itu hanya menyuguhkan gaya bercinta yang membangkitkan imajinasi. Tapi belum tentu membawa pada puncak kepuasan.

Apa saja kesalahan pria tersebut? Apakah Anda juga mengalami hal sama? Simak tipsnya dari pakar seks Tristan Taormino, produser video edukasi Expert Guide dan Lou Paget, penulis buku The Great Lover Playbook.

Kesalahan pertama: Merasa tahu apa yang diinginkan wanita
Para pria biasanya membuat asumsi tentang keinginan wanita berdasarkan pengalaman mereka menghadapi wanita lain. Semua wanita berbeda dan memiliki keinginan masing-masing.

“Pria berpikir bahwa mereka berpengalaman dalam urusan menghadapi wanita, tapi mereka lupa apa yang berhasil untuk satu wanita, belum tentu berhasil untuk wanita lainnya,” ujar Taormino.

Kesalahan kedua: Merasa memiliki semua yang dibutuhkan wanita
Banyak pria yang merasa gagal dan frustrasi jika pasangannya menggunakan sex toys, misalnya vibrator. Mereka beranggapan, apa yang mereka miliki tidak bisa memuaskan pasangannya. Mereka juga berpikir, ada yang salah dengan pasangannya sehingga perlu vibrator, padahal ada dirinya.

Menurut Taormino, menggunakan vibrator saat bercinta pada pasangan yang sehat bukan hal yang aneh.

“Banyak pasangan yang melakukannya. Terkadang sex toys bisa dijadikan variasi gaya bercinta supaya tidak membosankan,” jelasnya.

Kesalahan ketiga: Menganggap seks sama pada pria dan wanita
Saat bercinta, datangnya kepuasan pada pria dan wanita tidak bersamaan. Pria berpikir, saat penetrasi sudah dilakukan dan sensasinya luar biasa, otomatis wanita pun akan merasakan kenikmatan yang sama.

Padahal, dijelaskan Paget, jika waktunya tak tepat, penetrasi bisa jadi hal yang paling menyakitkan bagi wanita. Pria harus tahu, kapan waktu yang tepat untuk melakukan penetrasi sehingga bisa mendapatkan kenikmatan pada saat bersamaan.

Kesalahan kempat: Mengira sudah memahami anatomi tubuh wanita
Lebih dari 30 tahun lalu, saat revolusi seks dimulai, sebuah buku berjudul Joy of Sex membuka mata publik tentang pentingnya klitoris dalam mencapai orgasme. Kebanyakan pria pun sudah mengetahui bahwa wanita bisa mendapatkan kepuasan melalui klitoris dan G-spot. Tapi ternyata informasi dan pengetahuan pria tentang seberapa sensitifnya bagian tersebut masih sangat kurang.

Tidak semua sentuhan pada bagian ini bisa menghasilnya kenikmatan. Paget menjelaskan, ada wanita yang tidak merasakan rangsangan apapun saat klitoris disentuh, ada pula yang justru merasakan kesakitan.

Menyentuh klitoris perlu trik juga. Pria harus tahu kapan saat yang tepat untuk melakukan rangsangan di bagian tersebut.

Kesalahan kelima: Basah=terangsang
Pria mengira, jika organ intim wanita sudah basah, tandanya sudah terangsang dan siap untuk penetrasi. Padahal tidak demikian.

“Masih beredar mitos bahwa basah artinya sudah terangsang dan sebaliknya. Tidak begitu. Masing-masing wanita berbeda tahap lubrikasinya,” ujar Taormino.

Kondisi organ intim wanita dipengaruhi oleh tahap-tahap reproduksi atau jadwal menstruasinya. Hal tersebut juga sangat dipengaruhi kondisi fisik dan psikisnya. Termasuk saat stres atau menjalani pengobatan.

Kesalahan keenam: Diam adalah emas
Mayoritas pria berpikir, mereka seharusnya diam saat sedang bercinta. Dalam anggapannya, diam bisa membuat mereka lebih focus pada bercinta.

Sama halnya dengan pria, wanita juga tak bisa menebak apa yang dipikirkan pasangannya. Jika masing-masing tak mengungkapkan perasaannya, tak akan diketahui kapan terasa nikmat dan kapan sebaliknya.

Komunikasi saat bercinta sangatlah penting. Masing-masing harus mengungkapkan apa yang dirasakan. Ajaklah si dia belajar mengungkapkan perasaannya. Mulailah dengan Anda memberikan pujian padanya jika berhasil menyenangkan Anda atau mengatakan hal yang Anda inginkan untuk mengarahkannya.

Sensasi Fantasi Bercinta



Mewujudkan fantasi bercinta bisa mewarnai kehidupan seks Anda dan pasangan. Bahkan menurut pakar seks asal Inggris, Tracey Cox, membagi fantasi bersama pasangan adalah cara terbaik untuk terus menyalakan gairah bercinta.

Antara pria dan wanita memang memiliki perbedaan dalam fantasi bercinta. Tapi, bukan berarti bisa menjadi penghalang Anda dan pasangan bermesraan. Yang perlu Anda lakukan adalah kenali dan pahami perbedaannya agar tidak terjadi kesalahpahaman di ranjang.

Hal pertama yang harus diketahui, pria menyimpan dengan sangat baik dan detail dari film ‘biru’ dalam memorinya. Fokusnya adalah bentuk fisik. Sedangkan fantasi wanita lebih berdasarkan situasi. Kegiatan bercinta lebih dibayangkan seperti plot film utuh, mulai dari pembuka hingga penutup.

Menurut Cox, kaum pria juga sering membayangkan wanita misterius, seperti bos atau salah satu kliennya yang judes. Sedangkan wanita akan lebih mebayangkan artis pria tampan seperti Brad Pitt atau George Clooney.

Bagi Anda yang baru pertama kali ingin merealisasikan fantasi bercinta, jangan takut. Cobalah bicarakan dengan pasangan Anda. Ia pasti akan sangat senang. Dalam merealisasikan fantasi tidak perlu terbebani, anggap saja ini permainan yang dapat meningkatkan hasrat bercinta.

Agar Anda tidak terlalu takut dan kaku dalam mewujudkan fantasi bercinta, ikuti tips dari Tracey Fox, berikut ini.

1) Simbol itu seksi
Fantasi Anda tidak perlu dipraktekan secara harfiah. Jika Anda berfantasi threesome, gunakan sex toys sebagai orang ketiga. Sensasinya beda!

2) Fantasi foreplay
Pilihlah fantasi yang bisa dilakukan dengan mudah bersama pasangan. Lakukanlah saat foreplay, buatlah nuansa berbeda. Dijamin Anda dan pasangan akan sangat menikmati ‘menu pembuka’ ini.

3) Berakting karakter
Jika Anda suka dengan salah satu karakter, cobalah untuk berdandan ala karakter tersebut. Ajak juga pasangan untuk ikut berdandan ala karakter. Meskipun pada awalnya kan terliha lucu, tapi lama-lama Anda dan pasangan akan menikmatinya.

4) Tentukan waktu dan tempat
Pilihlah tempat yang aman serta waktu yang tempat. Matikan posel agar tidak menggangu konsentrasi. Pastikan juga anak-anak sudah tertidur lelap. Jangan sampai ajang eksplorasi fantasi Anda dan pasangan terganggu.