Tampilkan postingan dengan label Diet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diet. Tampilkan semua postingan

Jeruk Nipis Meluruhkan Lemak?


Tanya:
Saya (28) mempunyai masalah kelebihan berat badan (berat 110 kg/ tinggi 170). Beragam pola diet sudah saya lakoni. Namun, baru seminggu mengurangi asupan makanan, badan terasa lemas.

Tapi, jika tidak berdiet, berat badan yang semula sempat turun, jadi naik lagi, malah melebihi berat semula. Sekarang, tiap pagi saya rutin minum segelas air jeruk nipis tanpa gula, untuk membantu menghilangkan lemak di perut. Amankah itu?

anixxx@cbn.net.id

Jawab:

Kebiasaan Anda minum jeruk nipis pada pagi hari sebaiknya dihentikan. Jeruk nipis ini tidak dapat melarutkan lemak tubuh, tetapi malah membahayakan kesehatan karena dengan keasamannya yang tinggi, jeruk nipis dapat merusak dinding lambung. Lemak hanya dapat dikikis melalui kegiatan jasmani, seperti olahraga.

Terapkanlah disiplin diri terlebih dahulu dengan mengatur makan dan berolahraga secara teratur. Sebagai awalnya, Anda bila melakukan olahraga yang ringan seperti jalan kaki selama 45-60 menit setiap paginya. Selain itu, penting sekali mengatur porsi makan Anda. Porsi terbanyak adalah makan siang (itu pun setelah dikurangi seperempat dari porsi yang biasa Anda makan), sedangkan makan malam cukup separuh dari porsi makan siang, dan makan pagi 2/3 porsi saja.

Setelah makan malam, jangan langsung tidur, tapi tunggulah minimal 2 jam. Hindari ngemil. Untuk selingan pagi, makanlah sepiring kecil buah segar, sedangkan untuk selingan sore, Anda dapat minum segelas susu non-fat. Jika masih terasa lapar, Anda masih boleh menyantap buah-buahan (apel, pir).

Konsultan:
dr. Luciana B. Sutanto
Ahli Gizi

Jurus Kencangkan Bokong


Siapa yang tak ingin memiliki bokong kencang dan seksi? Rasanya, memiliki bagian belakang yang kencang menjadi impian setiap wanita. Bokong yang indah akan membuat pemiliknya lebih percaya diri, memakai busana apapun juga terlihat lebih pantas. Anda bisa mengenakan jeans yang trendi tanpa kuatir bokong terlihat besar.

Untuk mendapatkan bokong yang kencang dan bentuk yang proporsional, Anda harus melatih otot-ototnya. Tak cuma bagian bokong, bagian paha pun perlu dilatih karena menunjang bentuk bokong.

Ingin mendapatkan bokong kencang dan seksi? Tak perlu repot pergi ke gym. Anda bisa melakukannya sendiri di rumah dengan latihan yang ringan dan mudah. Siap mencoba?

Jalan cepat
Latihan ini paling praktis dan mudah tapi memiliki efek sangat baik untuk mengencangkan bokong.
- Saat melakukan jalan cepat, jaga posisi tubuh tetap tegak lurus.
- Melangkahlah agak panjang dan menekuk lutut sehingga seluruh otot kaki, paha, dan bokong berkontraksi.

Squat kaki sejajar
- Berdirilah dengan kedua kaki sedikit lebih lebar daripada bahu
- Kedua tangan memegang pinggul.
- Tekuk kedua lutut sampai paha sejajar lantai. Bagian badan agak condong ke depan.
- Tahan beberapa detik, lalu kembali ke posisi tegak.
- Lakukan delapan kali.

Squat sambil mengangkat beban
- Pegang dumbel di samping badan, telapak tangan menghadap ke depan.
- Ambil posisi kaki kanan di depan sekitar 50 cm. Tekuk kedua kaki sampai paha kanan sejajar lantai.
- Tahan posisi tersebut sambil mengangkat dumbel.
- Lakukan bergantian dengan kaki kiri di depan masing-masing empat kali.

Angkat pinggul
- Ambil posisi tidur telentang. Tangan di samping badan.
- Angkat pinggul dengan tumpuan tangan. Tahan beberapa detik. Turunkan pinggul.

Tengkurap sambil mengangkat kaki
- Ambil posisi tengkurap di lantai atau matras.
- Angkat kaki kanan ke atas semaksimal Anda bisa.
- Tahan beberapa detik.
- Turunkan.
- Ulangi dengan kaki kiri.
- Lakukan masing-masing kaki empat kali.

Lima Alasan Tubuh Tak Kunjung Langsing



Anda sudah mati-matian diet dan berolahraga tetapi berat badan tidak kunjung menyusut? Anehnya, bobot tubuh malah makin melambung. Mungkin, ada beberapa kesalahan yang Anda lakukan. Cari tahu solusinya!

1. Diet sembarangan

Banyak wanita yang melakukan diet ketat tanpa didampingi ahli nutrisi. Apakah Anda juga begitu? Hati-hati, hal ini bisa membahayakan kesehatan. Sebaiknya jika ingin benar-benar menjalani diet, cobalah berkonsultasi dengan ahli gizi. Kebutuhan setiap tubuh berbeda-beda. Jangan sampai diet
yang dilakukan malah bikin tubuh makin melar.

Begitu juga dalam berolahraga. Sebaiknya Anda memiliki berkonsultasi dengan pelatih olah raga. Semuanya akan lebih efektif daripada Anda hanya mendengar anjuran teman yang belum tentu benar.

Tips: Jangan selalu mengikuti tren diet atau olahraga. Sebaiknya Anda konsisten dengan hal yang sedang Anda lakukan. Galilah informasi pada sumber terpercaya, seperti dokter, pelatih, atau ahli gizi.

2. Mengonsumsi makanan berlabel “fat free”

Jika Anda membeli produk camilan atau makanan untuk diet, biasanya Anda akan lebih memilih yang berlabel “fat free” atau “sugar free”. Hal itu justru bisa mengagalkan diet Anda. Produk berlabel “fat free” malah memicu Anda mengonsumsi lebih banyak makanan.

Tips: Sebaiknya Anda tetap menjalani jadwal makan tiga kali sehari. Pagi, siang, dan malam. Namun, cobalah mengurangi porsi makanan Anda. Dan selingi dengan mengemil buah.

3. Tidak sarapan

Tidak sarapan akan memicu Anda untuk membeli camilan manis, yang malah akan menambah berat badan. Menurut peneliti dari Universitas Massachusetts, AS, orang tidak sarapan memiliki risiko obesitas lima kali lebih besar dibandingkan dengan orang sarapan setiap pagi. Dengan sarapan setiap hari secara teratur dapat membentuk pola makan, yang berguna bagi penurunan berat badan.

Tips: Sarapan 1 - 1,5 jam sebelum Anda melakukan aktivitas setiap hari. Pastikan kandungan dalam sarapan lengkap dan bisa menjadi model energy untuk beraktivitas.

4. Mengonsumsi banyak gula

Konsumsi gula dalam jumlah besar setiap hari bisa membuat berat Anda bertambah. Makanan manis yang mengandung banyak gula juga tidak membuat Anda kenyang. Kandungan kalori pada gula cukup besar. Apalagi, jika Anda suka minuman bersoda. Minuman tersebut menyumbang banyak kalori pada tubuh Anda. Bahkan, membuat Anda ketagihan.

Tips: Mengurangi konsumsi gula diet Anda akan sangat efektif. Jika anda suka mengonsumsi sereal untuk sarapan, pastikan tidak mengandung banyak gula. Teliti saat membaca kandungannya. Akan lebih baik jika sarapan Anda mengandung protein tinggi. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas St. Louis, jika sarapan telur, Anda akan mengonsumsi sedikit kalori pada saat makan siang dan makan malam. Jadi, perhatikan betul kandungan protein pada sarapan.

5. Tidak melakukan angkat beban

Universitas Ball State melakukan penelitian kesehatan dengan melakukan perbandingan pada orang yang memiliki berat badan berlebihan. Metodenya dengan mengurangi 1500 kalori per hari. Lalu, orang-orang tersebut dibagi dalam tiga kelompok.

Kelompok pertama hanya melakukan diet makanan, namun tidak berolahraga. Kelompok kedua menjalani diet makanan dan latihan aerobik. Kelompok ketiga melakukan diet makanan, aerobik dan latihan angkat beban.

Setiap kelompok mengalami penurunan berat badan sebesar 7.8 kg. Tetapi kandungannya berbeda. Kelompok pertama dan kedua selain mengurangi lemak juga mengurangi berat otot. Sedangkan kelompok ketiga berhasil mengurangi lemak tubuh secara lebih efektif dan otot tetap terjaga.

Tips: Cobalah melakukan latihan angkat beban tiga kali dalam seminggu. Hal itu akan membuat otot Anda terjaga. Jika diet Anda juga mengurangi otot tubuh Anda akan terlihat bergelambir. Jadi, sebaiknya lakukan angkat beban secara teratur.

Kebiasaan Makan Yang Menyesatkan


Tak hanya berefek negatif pada tubuh, menurut Brigid McKevith, ahli nutrisi dari British Nutrition Foundation, kebiasaan makan dan menyimpanan makanan yang salah dapat memicu munculnya gangguan kesehatan. Kenali kebiasaan-kebiasaan buruk ini, jangan sampai menjadi gaya hidup Anda sehari-hari.

Melewatkan Sarapan
Saking sibuknya di pagi hari membuat Anda melupakan jadwal makan satu ini. Padahal, sarapan tidak hanya menjadi modal mengawali aktivitas, tapi juga membuat hasrat ngemil Anda berkurang di siang hari. Jika tak sarapan, perut Anda bisa berbunyi sekitar pukul 10 pagi. Akibatnya, Anda malah menyambar keripik kentang atau cokelat. Ubah kebiasaan ini! Semangkuk sereal gandum, ditambahkan sedikit potongan buah akan menjadi modal sangat baik untuk memulai aktivitas Anda.

Mengunyah makanan sambil melakukan aktivitas lain
Akibat kesibukan atau dikejar deadline terkadang membuat Anda sering menikmati makan siang di meja kerja. Sambil mengetik, mondar-mandir mengambil barang, atau menelepon. Tahukah Jika kebiasan ini sering dilakukan, tubuh Anda tidak akan menyerap sempurna kandungan nutrisi dalam makanan. Bahkan, justru bisa mengganggu saluran pencernaan.

Gangguan pencernaan memang dapat melibatkan aspek fisik dan emosi. Terutama, bila Anda stres atau tidak meluangkan waktu untuk menikmati makanan. Hal ini disebabkan karena enzim-enzim pencernaan tidak bisa bekerja baik dalam kondisi demikian. Untuk itu, luangkan waktu 10 menit untuk menikmati makanan sehingga memberi kesempatan bagi enzim pencernaan bekerja dengan baik.

Mengisi kulkas melebihi kapasitas
Mungkin, Anda sering menyimpan bahan makanan dalam lemari pendingin untuk kebutuhan selama sebulan. Saking penuhnya, kulkas sampai terlihat gelap. Bahkan, jika Anda membuka kulkas, makanan dari dalam bisa jatuh berhamburan.

Hati-hati, kalau kulkas terlampau penuh, udara di dalamnya tidak bersirkulasi dengan baik. Temperatur udara dalam lemari pendingin akan naik, dan bakteri akan bermunculan mengkontaminasi makanan yang ada didalamnya. Jadi, isilah kulkas sesuai kapisitas agar bahan makanan di dalamnya selalu segar, dan bertahan lebih lama.

Bergonta-ganti pola diet
Selalu mencoba tren diet terbaru, yang belum tentu sesuai dengan tubuh bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Mendapatkan bentuk tubuh idaman tidak bisa instan. Diet dan olahraga yang seimbang merupakan cara terbaik untuk memiliki tubuh ramping, dan tentunya tetap tubuh Anda sehat dan bugar.

Minum jus buah dalam porsi berlebihan
Jus buah memang baik bagi untuk tubuh. Sayangnya, tidak sedikit orang yang salah kaprah. Makin banyak minum jus buah, belum tentu menyehatkan. Karena, jika terlalu banyak jus buah masuk ke dalam tubuh, dapat menimbulkan ketidakseimbangan dalam sistem tubuh. Jus jeruk misalnya. Dalam jeruk terdapat kandungan asam yang tinggi. Apalagi Bila ditambah takaran gula cukup banyak. Hal ini bisa menyebabkan masalah pencernaan dan menimbulkan gejala serius pada penderita radang sendi.

Selalu menambahkan garam dalam makanan
Kebiasaan menambahkan garam dalam makanan membuat Anda berisiko besar terkena darah tinggi, penyakit jantung hingga stroke. Untuk mengurangi kebiasaan ini, sebaiknya Anda mencicipi dulu makanan yang tersedia sebelum menambahkan garam. Jika makanan tersebut membutuhkan tambahan rasa sebaiknya tambahakan lada hitam atau putih.

Tidak mencuci buah dan sayuran
Produk buah dan sayuran segar memang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari. Tapi, jangan lupa bersihkan dengan air yang mengalir sebelum disajikan. Cara ini bertujuan untuk menghindari infeksi dan penyakit yang berasal dari bakteri akibat perpindahan tangan. Selain itu, mencuci buah dan sayuran segar juga berfungsi menghilangkan zat pestisida yang masih menempel.

Terlalu banyak mengkonsumsi kabohidrat
Asupan karbohidrat yang berlebihan dapat menimbulkan ketidakseimbangan metabolisme tubuh. Proses mengubah makanan menjadi energi tidak hanya berasal dari karbohidrat, tapi juga dari kandungan gizi lain. Protein, mineral, vitamin juga sangat dibutuhkan tubuh. Berusahalah memenuhi komposisi makanan secara seimbang.

Tidak menyimpan daging dengan baik.
Kesalahan yang sering dilakukan adalah menyimpan daging di tempat teratas dalam lemari pendingin. Hal itu mengakibatkan bahan makanan lain terkontaminasi bakteri yang ada pada daging. Sebaiknya bungkus daging segar, dengan plastik makanan sebelum menyimpannya dalam lemari pendingin.

Bakar Kalori Tanpa Olahraga


Padatnya jadwal harian Anda seringkali membuat aktivitas berolahraga tak tercantum dalam agenda. Pekerjaan menumpuk atau jalanan macet kerap menjadi alasan Anda tak pernah mampir ke gym. Tapi, tahukah Anda, ada banyak aktivitas rutin yang bisa dimanfaatkan sebagai bentuk kegiatan olahraga. Kegiatan itu pun dapat sekaligus membakar kalori 200-300 kalori sehari. Otomatis, berat badan juga bisa menyusut. Apa saja aktivitas itu?

Naik tangga
61 kalori per 10 menit
Jangan lagi tergantung pada lift atau escalator, baik di kantor atau tempat umum, bila Anda hanya ingin naik ke lantai 4, 3, apalagi 2. Berjalan melewati tangga dapat mengencangkan otot paha, betis, juga bokong. Jika Anda bisa bergerak lebih cepat atau setengah berlari, kegiatan ini bahkan dapat mengencangkan otot pinggang. Jika rumah Anda bertingkat, biasakan pula turun-naik sendiri untuk mengambil barang yang dibutuhkan daripada menyuruh pembantu.

Jalan-jalan di mal
35 kalori per 10 menit
Ternyata, ajang cuci mata di mal bisa juga membakar kalori. Berjalan-jalan di mal yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam, siapa sangka cukup efektif. Dengan kecepatan sedang, ajang menjelajahi mal dapat melatih otot paha dan betis, tangan, serta perut bagian atas.

Mengangkat barang belanjaan
31 kalori per 10 menit
Menggantungkan plastik berisi belanjaan di bagian lengan dapat melatih otot punggung, tangan, dan pinggang. Sedangkan menjinjing tas belanjaan dapat melatih otot bahu, lengan, dan betis. Jadi, saat berbelanja di pasar swalayan, lupakan kereta dorong, tapi gunakan keranjang tangan. Nah, setelah selesai belanja, bila barang belanjaan hanya sekitar 2-3 kantong, keluarkan dari troly, dan jinjinglah dengan tangan menuju parkiran.

Memakai vacum cleaner
23 kalori per 10 menit
Aktivitas ini lebih banyak melatih otot tangan, terutama lengan bagian atas. Dengan sesekali membungkuk, otot bagian pinggang juga ikut terlatih. Gerakan sebaiknya dilakukan dengan menggunakan kedua tangan. Bersihkan satu area dengan gerakan maju mundur sebanyak 3-5 kali. Usahakan agar tubuh tidak terlalu membungkuk.

Menyetrika pakaian
17 kalori per 10 menit
Menyetrika secara intensif dapat mengencangkan lengan serta melatih keseimbangan tangan kiri dan kanan. Alat setrika dapat menjadi beban latihan ketika menyetrika dalam posisi berdiri. Menyetrika pakaian dapat melatih otot lengan dan punggung. Untuk mencegah rasa nyeri pada punggung, gunakanlah salah satu kaki sebagai tumpuan secara bergantian.

Memasak
23 kalori per 10 menit
Jumlah kalori yang dibakar ini dihitung mulai dari kegiatan menyiapkan bahan-bahan makanan, seperti mencuci, mengiris-iris, menghaluskan bumbu dengan ulekan, hingga memasak. Memasak dalam posisi berdiri akan melatih otot lengan dan kaki, sedangkan dalam posisi duduk, hanya melatih otot pergelangan tangan. Makin banyak porsi makanan yang disiapkan, makin besar kalori yang dibakar (karena persiapan akan lebih lama sehingga Anda lebih banyak bergerak).

Mencuci piring
15 kalori per 10 menit
Cobalah mencuci sendiri piring makan Anda, piring bekas menyimpan lauk, dan peralatan makan lainnya. Mencuci sambil berdiri dapat melatih otot lengan atas dan bahu. Sebaiknya lakukan gerakan dengan intensitas tinggi (cukup bertenaga). Tentu saja ini tidak sulit, sebab terkadang Anda membutuhkan tenaga ekstra untuk menghilangkan noda minyak atau kotoran yang mengeras di wajan.

Berkebun
63 kalori per 10 menit
Daripada menugaskan tukang kebun untuk menata taman, akan lebih menyenangkan jika sesekali Anda sendiri yang turun tangan menanganinya. Kegiatan berkebun, seperti memangkas tanaman, merapikan pot, menanam bunga, menyiram tanaman, dan memberi pupuk bisa menjadi kegiatan relaksasi. Sekaligus efektif untuk membakar kalori. Berkebun yang dikerjakan dengan posisi duduk (memangkas tanaman, memupuk, dan sejenisnya) dapat melatih otot pinggang dan punggung. Sedangkan dengan posisi jongkok yang berulang-ulang juga dapat melatih otot bagian paha.

Membersihkan kaca
30 kalori per 10 menit
Lakukan gerakan memutar secara bergantian dengan tangan kanan dan kiri untuk melatih otot lengan. Gerakan secara horizontal dan vertikal yang dilakukan masing-masing 5 kali dan tiap gerakan diulang 3 ulangan juga dapat melatih otot tangan. Membersihkan kaca dalam posisi kaki berjinjit dapat mengencangkan otot betis dan paha. Membersihkan kaca sambil menggapai jangkauan yang tinggi dapat mengencangkan otot punggung dan tangan. Untuk hasil yang lebih efektif, gunakan lap tanpa gagang atau bergagang pendek.

Mencuci mobil
64 kalori per 10 menit
Mengguyur mobil dengan air sama seperti pemanasan di awal latihan senam. Menggosok mobil dengan sabun dapat melatih otot punggung dan lengan. Menyikat ban dengan posisi jongkok dapat melatih otot paha dan betis. Sedangkan mengeringkan mobil dengan lap, selain melatih otot pinggang juga bermanfaat mengencangkan otot lengan.

Sebelum membakar kalori...
Untuk mempertahankan atau menurunkan berat badan, dalam satu hari Anda hanya boleh:
• Membakar maksimal 300 kalori. Lebih dari itu akan mengurangi stamina sehingga daya tahan tubuh Anda terhadap penyakit akan menurun.

• Anda tetap harus mengonsumsi makanan, minimal 1.200 kalori. (sarapan 300 kalori, makan siang 500, dan makan malam 400 kalori)

Ingin Kurus? Cobalah Makan


Ingin menurunkan berat badan? Cobalah makan. Itulah salah satu strategi yang kini tengah dikembangkan para ilmuwan lewat percobaan dengan makanan sebagai trik agar tubuh (perut) terasa berisi.

Ahli makanan dari Lembaga Penelitian Makanan di Norwick, Inggris, Peter Wilde dan rekan kini sedang mengembangkan makanan yang bisa memperlambat sistem pencernaan, yang kemudian memicu sinyal ke otak untuk menekan nafsu makan.

"Hal yang bodoh jika Anda mengira bahwa Anda telah makan terlalu banyak jika Anda belum pernah merasakannya," kata Wilde.

Dalam kajiannya pada pencernaan orang gemuk, kata Wilde, yang memungkinkan untuk dicerna adalah makanan mulai dari roti sampai yogurt, makanan ini memudahkan untuk melakukan diet.

Dijelaskan, dalam penelitian awal, Wilde melakukan pendekatan dengan cara menekan nafsu makan, hal yang sama yang biasa dikatakan dokter-dokter untuk memerangi kegemukan.

"Ini yang memungkinkan agar nafsu makan tidak menjadi besar untuk membantu orang yang kesulitan menghilangkan berat badannya," kata Steve Bloom, profesor dari badan invetigasi obat di London Imperial College, yang tidak terkait penelitian Wilde.

Ilmuwan di Amerika Utara dan tempat lain di Eropa juga mencoba meneliti soal pengendalian nafsu makan ini, termasuk melalui suntikan kimia atau dengan menanamkan alat yang berhubungan dengan gangguan pada sistem pencernaan.

Bloom mengatakan bahwa mengatur nafsu makan melalui modifikasi makanan secara teori sangat memungkinkan. Juga mekanisme lain seperti mengontrol produksi kolesterol dengan mengonsumsi obat-obatan secara rutin.

Namun Bloom mengingatkan bahwa mengendalikan nafsu makan lebih menantang. "Tubuh punya banyak hal untuk mencegah mekanisme dengan tipuan," katanya.

Misalnya, saat hormon tertentu mengatur nafsu makan, otak juga bergantung pada saraf penerima di perut untuk mendeteksi keberadaan makanan dan mengirimkannya lagi ketika perut sudah penuh.

Penelitian Wilde tergantung pada mekanisme tubuh untuk menurunkan lemak. Dalam pendekatannya Wilde mengubah cairan lemak dalam makanan menjadi protein, sehingga membutuhkan waktu lama bagi enzim peluruh lemak untuk mencapainya.

Ini artinya lemak tidak dicerna sampai mencapai titik tertentu. Pada saat itu sel usus mengirim sinyal yang mengabarkan pada otak bahwa (perut) penuh.

Wilde mengatakan, tekniknya mampu bekerja dengan segala jenis makanan yang mengandung lemak, seperti susu, saos, mayones, roti, kue dan rasanya tidak akan terpengaruh.

Terkadang Jangan Musuhi Lemak


Seperti halnya karbohidrat, protein, vitamin dan mineral, lemak juga mempunyai andil cukup besar dalam kinerja tubuh. Menurut jurnal Fats & Cholesterol: Nutrition Source, Harvard School of Public Health, menjabarkan lemak atau lipid adalah zat gizi, yang berfungsi sebagai sumber energi utama untuk proses metabolisme tubuh.

Lemak juga berfungsi melarutkan vitamin A,D,E dan K agar mudah diserap tubuh melalui dinding usus, sehingga, membantu mempertahankan sistem kekebalan tubuh yang sehat, memperlambat penuaan dini, dan mencegah osteoporosis. Sebab, lemak mampu menyimpan vitamin D dalam tubuh, sehingga bisa mengikat kalsium lebih baik.

Lemak yang diperoleh dari makanan, dibagi menjadi dua, yaitu lemak tak jenuh (unsaturated), dan lemak jenuh (saturated). Lemak tak jenuh merupakan lemak yang bersahabat dengan darah dan jantung. Lemak inilah yang menyingkirkan kolesterol yang merusak dan tidak diinginkan dari pembuluh darah.

Lemak tak jenuh, terbagi lagi menjadi lemak tak jenuh tunggal/ monounsaturated, yang bisa didapatkan dari minyak zaitun, kacang-kacangan (kenari dan almond), serta avokad. Sedangkan, lemak tak jenuh ganda/polyunsaturated, termasuk lemak omega 3 dan omega 6 dapat diperoleh dari minyak ikan, minyak sayur, kedelai, salmon, minyak dan wijen.

Sedangkan lemak jenuh, dapat dibilang sebagai lemak jahat. Lemak ini dapat menghambat pembuluh darah arteri, yang bisa mengakibatkan hipertensi, stroke, atau penyakit jantung. Namun, karena lemak jenuh banyak didapatkan dari makanan kaya nutrisi, seperti seafood, telur, daging sapi, dan susu, disarankan agar tetap mengonsumsi makanan ini. Hanya saja, jumlah asupannya dibatasi, sehingga tidak meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Nah, setelah mengetahui jenis-jenis makanan yang bisa menghasilkan lemak baik dan lemak jahat, berarti Anda tinggal mengatur porsi tepat asupan lemak setiap harinya. The American Heart Association merekomendasikan batasan asupan lemak tak jenuh setiap orang, yaitu berkisar 10-15 % dari jumlah kalori harian. Sedangkan asupan lemak jenuh, sebaikanya jangan lebih dari 10% dari jumlah kalori harian.

Fakta Tentang Lemak

1. Mitos: Usia bertambah, tubuh makin sulit membakar lemak
Fakta: Salah. Perubahan hormon seiring pertambahan usia, umumnya memang bisa mengakibatkan perubahan bentuk tubuh (lemak lebih banyak di bagian pinggang). Namun, jika tetap aktif bergerak, dan tidak makan berlebihan, Anda tetap bisa membakar lemak, meskipun sudah mencapai usia menopause.

2.Mitos: Dalam program diet, Anda harus sepenuhnya menyingkirkan makanan mengandung lemak.
Fakta: Tidak semudah itu. Kebanyakan wanita dengan mudahnya mengganti lemak dengan makanan mengandung gula tinggi, yang justru akan membuatnya lebih mudah merasa lapar. Penelitian menunjukkan, program diet yang dilakukan dengan mengonsumsi lemak dalam batas wajar, hasilnya lebih sukses, ketimbang program diet tanpa lemak.

3. Mitos: Berjalan kaki merupakan olahraga terbaik membakar lemak
Fakta: Belum tentu. Berjalan kaki memang olahraga yang baik untuk jantung. Namun, agar tubuh bisa membakar lemak, sehingga berat badan bisa turun, sebaiknya Anda menyelingi olahraga jalan kaki dengan latihan beban. Latihan ini, selain mengencangkan otot, juga bisa meningkatkan metabolisme Anda, yang menyebabkan lebih banyak kalori terbakar.

Jadi Vegetarian Bikin Langsing ?


Punya keinginan menjalani pola makan vegetarian. Jangan sembarangan menjalaninya. Kenali pola makannya, sehingga kebutuhan nutrisi Anda setiap haro bisa terpenuhi.

Tanya:

Sudah lama saya berniat menjadi vegetarian. Tapi, sepertinya ada beberapa jenis vegetarian, dan saya belum terlalu memahami pola makannya. Lantas vegetarian apa yang cocok buat saya? Benarkah jika menjalani kebiasaan makan satu ini, berat badan cepat turun?

Indiraxx@gmail.com

J: Beberapa aspek yang menjadi pertimbangan dalam memilih jenis vegetarian yaitu keadaan tubuh (kesehatan), ketersediaan bahan makanan, kemampuan memproses bahan makanan tersebut,dan selera serta tujuan menjadi vegan. Ada beberapa jenis vegetarian yang dapat dipilih yaitu vegetarian yang hanya mengosumsi bahan makanan nabati saja, ada juga vegetarian yang juga mengonsumsi telur atau susu, dan atau ikan. Tapi, yang perlu diperhatikan adalah asupan protein dari berbagai zat gizi dan kecukupannya harus terpenuhi.

Melakukan diet vegetarian rasanya kurang tepat jika dikaitkan dengan tujuan menurunkan berat badan. Penurunan berat badan lebih dipengaruhi asupan kalori dari maknan dan keluaran kalori dari aktivitas fisik. Diet vegetarian tidak berarti kandungan kalori makanan yang dikonsumsi rendah. Semuanya bergantung jenis bahan makanan, cara mengolah dan jumlah yang dikonsumsi.

Anda ingin mulai jadi vegetarian,tidak perlu langsung total menjalani pola makan vegetarian. Coba beberapa tips berikut. Komsumsi makanan yang bervariasi. Termasuk polong-polongan, buah-buahan, sayuran dan serat untuk diet Anda. Ini adalah cara terbaik untuk memastikan Anda memperoleh segala nutrisi yang diperlukan.

Selain itu, tambahkan produk kacang kedelai di menu Anda, kecuali Anda alergi terhadap kedelai. Kedelai adalah sumber yang bagus untuk protein. Ditambah lagi kedelai punya kelebihan lain bagi kesehatan dan bisa membantu Anda terlindung dari kanker.

Jika Anda mulai bingung dengan menu makanan, mulailah mengumpulkan resep makanan vegetarian. Selain rasanya lebih pas dengan selera, Anda juga bisa berkreasi dengan bahan-bahan makanan favorit Anda.

Konsultan:
dr. Luciana B. Sutanto
Ahli Gizi

Makan Cepat Dapat Memicu Kegemukan


Anda terbiasa makan dengan cepat hingga kekenyangan? Mulai sekarang hindari kebiasaan tersebut jika tak ingin kegemukan. Sebuat riset yang dilakukan oleh Professor Hiroyasu Iso, dari Osaka University Jepang menunjukkan bahwa mereka yang makan dengan cepat sampai kekenyangan lebih berisiko mengalami kegemukan.

Riset yang dilakukan pada 1122 pria dan 2165 wanita dengan rentang usia 30-69 tahun tersebut meneliti sejarah kebiasaan makan yang menyebabkan kegemukan. Hasilnya, 50,9% responden pria dan 58,4 responden wanita mengaku memiliki kebiasaan makan hingga kenyang. Sedangkan 45,6% responden pria dan 36 % responden wanita mengatakan mempunyai kebiasaan makan cepat.

Laporan penelitian yang dimuat di British Medical Journal pekan lalu tersebut menunjukkan, responden dengan kebiasaan makan cepat dan kekenyangan memiliki indeks massa tubuh dan asupan energi lebih besar. Hal ini menyebabkan risiko kegemukan tiga kali lipat lebih besar daripada mereka yang makan dengan lambat dan tidak sampai kekenyangan.

Kebiasaan makan cepat hingga kekenyangan ini dipicu juga dengan kesalahan pola makan yang diterapkan dalam keluarga. Misalnya makan dengan porsi berlebihan, fast food, dan makan sambil melakukan kegiatan lain misalnya menonton televisi.

Elizabeth Denney-Wilson dari University of New South Wales dan Karen Campbell dari Deakin University Australia mengungkapkan, para orang tua di seluruh dunia saat ini memiliki peran besar sebagai pemicu kegemukan.

Banyak orang tua yang memarahi anaknya jika makan lambat-lambat. Mereka mengira, makan dengan cepat lebih baik untuk kesehatan. Menurut Denney-Wilson dan Campbell, dokter seharusnya menganjurkan para orang tua untuk memperbaiki kebiasaan makan anaknya.

Jadi, mulai sekarang, hilangkan kebiasaan makan dengan cepat dan terburu-buru. Terapkan cara makan yang benar pada Anda dan keluarga. Makanlah dengan tenang, kunyahlah hingga makanan tercerna dengan benar. Risiko obesitas pun berkurang.

Let’s Dance! Tanpa Sadar Mengurangi Lemak


Tanpa Anda sadari, ketika menari, Anda sebenarnya juga sedang berolahraga. Menari memang salah satu aktivitas yang bisa membantu membentuk dan mengencangkan tubuh. Hanya dengan bermodalkan musik dinamis favorit, Anda sudah bisa melakukan gerakan-gerakan yang menggerakkan seluruh tubuh.

Beberapa gaya menari yang dapat Anda pilih antara lain:

- Salsa

Salsa adalah salah satu tarian gaya Amerika Latin yang bisa Anda manfaatkan sebagai latar belakang aktivitas olahraga. Gerakan dasar salsa memiliki format cepat-cepat-lambat, yakni tegas, mengentak, dan menguras tenaga di awal. Selanjutnya, gerakan berubah menjadi lambat, gemulai, namun anggun. Gerakan salsa banyak meliukkan badan, pinggul digerakkan santai selaras dengan gerakan kaki, dan seluruh anggota tubuh ikut bergerak penuh energi. Karena itu, menari Salsa bisa membantu mengencangkan otot kaki, pinggul, dan lengan Anda.

- Cha-Cha

Tak harus dilakukan berpasangan, menari beramai-ramai pun bisa dan lebih menyenangkan. Ritme lagunya biasanya cepat sehingga gerakan dansanya pun ikut cepat.

Sebagian besar gerakan tariannya terpusat pada kaki. Ketika berdansa, kaki akan sering ditekuk sedikit, bergerak maju-mundur, atau ke kiri dan ke kanan. Jika menari berdua, kadang-kadang ada variasi gerakan mengayun dan melempar yang memerlukan banyak energi. Oleh karena itu, dansa cha-cha bermanfaat untuk mengencangkan otot panggul, bokong, paha, dan betis.

Manfaat lain yang bisa didapat, lagu-lagu pengiring yang bernuansa blues, akan membuat Anda relaks sehingga bisa mengusir stres. Dengan berdansa cha-cha bersama pasangan selama 5-10 menit, Anda bisa membakar 100 kalori. Ingin mencoba?

- Dansa Hip Hop

Anda pernah menyaksikan video klip Crazy in Love yang dinyanyikan Beyonce Knowles? Apabila Anda menyukai tarian yang diperagakan oleh para dancers-nya, dijamin Anda akan menikmati pula goyang dansa Hip Hop. Dansa Hip Hop biasanya digemari orang muda, karena gerakannya yang dinamis dan energetik. Saat ini, Anda dapat dengan mudah menemukan sejumlah sekolah dansa maupun pusat kebugaran yang menyediakan kelas dansa Hip Hop.

- Tari kreasi sendiri

Siapa bilang gerakan dansa harus dilakukan dengan mengikuti urutan langkah-langkah tertentu yang sudah ditetapkan? Anda pun dapat menjadi koreografer tarian Anda sendiri, dengan menggabungkan aneka jenis musik dan kreativitas pribadi. Caranya, pasanglah CD musik dansa favorit Anda, dan goyangkan tubuh mengikuti irama. Namun, untuk menghindari risiko cedera, sebaiknya Anda tidak melakukan jenis-jenis gerakan yang terbilang sulit dan ‘berbahaya’. Jadi, bebaskan imajinasi Anda, dan bayangkanlah diri Anda sebagai si seksi Jennifer Lopez!



Jangan lupakan pemanasan!

Sebelum memulai olahraga apa pun, jangan pernah lupa melakukan pemanasan agar tubuh Anda terhindar dari cedera.

- Jalan santai selama 5 -10 menit agar suhu tubuh siap untuk berlatih.

- Lanjutkan dengan peregangan pada otot lengan, pinggang, dan kaki untuk menghindari cedera. Bentuk gerakan peregangan bisa berupa: berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar pinggul. Angkat kedua tangan lurus di atas kepala, jemari saling dikaitkan (telapak tangan menghadap ke atas). Tarik jari-jemari ke atas (posisi lengan tetap lurus) hingga otot-otot lengan, perut, dan pinggir pinggang, terasa tertarik. Tahan selama 30 detik. Ulangi 3 kali.

Diet Simpel Buat Wanita Sibuk


Berat badan pasti selalu menjadi masalah bagi wanita. Bagi wanita bekerja, biasanya mengonsumsi produk pelangsingan untuk menjaga berat badan. Tapi, mungkin, yang Anda butuhkan bukan produk pelangsing, tetapi sebuah perubahan. Ubahlah beberapa kebiasaan Anda dalam mengkonsumsi makanan.

1. Santap buah segar
Minuman jus rasa buah kemasan, biasanya mengandung kadar gula yang sangat tinggi. Perasan buah segar memang lebih baik. Pilihan terbaik adalah Anda langsung memakan buahnya sehingga kandungan vitaminnya tidak berkurang. Sebuah apel segar sangat baik untuk mengenyangkan perut ketika Anda merasa agak lapar.

2 . Ganti minyak goreng dengan minyak zaitun
Biasanya Anda menggunakkan minyak goreng atau mentega untuk menumis. Konsumsi minyak goreng dan mentega yang terlalu banyak bisa mengakibatkan resiko darah tinggi dan memperlambat metabolisme. Mulai sekarang coba untuk menggantinya dengan minyak zaitun. Selain untuk mengurangi resiko terkena darah tinggi, minyak zaitun juga dapat menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.

3. Kunyah makanan perlahan
Kebiasaan makan cepat, ternyata dapat membuat tubuh semakin gemuk. Jika Anda menghabiskan sepiring nasinya hanya dalam waktu 5-10 menit, tidak heran bila Anda masih merasa lapar. Akibatnya, Anda malah mencari camilan setelah makan. Padahal, rasa kenyang baru terasa setelah 15-20 menit usai kunyahan awal, terjadi setelah lambung memproses makanan dalam perut. Setelah kerja lambung mulai menurun, rasa kenyang mulai terasa.


4. Ubah cara mengolah makanan
Dalam memilih makanan sebaiknya pilih yang diolah dengan cara kukus, rebus atau panggang. Makanan yang dimasak dengan cara tersebut lebih sehat karena tidak mengandung banyak minyak, jika dibandingkan dengan digoreng. Dan, jika makanan yang dipanggang dengan cukup baik lemak dalam bahan makanan akan berkurang.

5 . Variasi menu makanan
Karena tak sempat membawa makanan dari rumah tentunya Anda akan membeli makanan di luar. Tak masalah, asalkan, jangan terus-terusan mengonsumsi makanan yang sama. Ganti-ganti menu akan lebih baik, asalkan Anda tidak lupa menambah menu sayuran pada makan siang Anda.


6. Stop membeli camilan kaya lemak
Saat menyelesaikan pekerjaan menumpuk di malam hari, biasanya Anda akan butuh camilan untuk menemani. Anda pun ’mengorek-ngorek’ isi lemari makanan atau menguras isi lemari es. Karena itu, jangan penuhi lemari makanan dengan keripik kentang, kacang kulit, mie instan, atau pop corn plus minuman bersoda. Tapi, ganti isinya dengan dengan buah-buahan, roti gandum, dan air mineral kemasan.

Rutin Olahraga, Kok, Tak Kunjung Langsing?


“Kapan waktu yang tepat untuk berolahraga? Bagaimana mengikis lemak di perut dan di pinggul?” Pertanyaan-pertanyaan ini kerap dilontarkan wanita ketika ingin , mungkin juga oleh Anda, kala sedang berolahraga. Sudahkah Anda temukan jawabannya? Jika belum, maka Anda perlu mengintip tanya-jawab dari personal trainer, Scott White, berikut ini.

Adakah waktu yang paling tepat untuk berolahraga?
Berdasarkan pertimbangan waktu biologis dan ritme kerja tubuh waktu terbaik untuk berolahraga adalah:
kapan saja! Selama itu cocok dengan jadwal kegiatan Anda. Ada orang yang melakukannya sebelum berangkat kerja, di sela-sela makan siang atau sepulang kerja. Intinya, selama kegiatan tersebut menyenangkan, otomatis Anda akan lebih sering mengerjakannya. Dalam hal ini, manfaat terbaik didapat dengan semakin sering melakukannya secara teratur.

Namun, jika Anda tetap bersikeras mengetahui saat terbaik untuk berolahraga, maka pukul 6 pagi adalah jawabannya, karena belum banyak terjadi polusi udara. Ketika itu, suhu tubuh berada dalam kondisi puncak dan karenanya tubuh Anda bisa membakar kalori dengan lebih baik.

Saya rutin berlatih di pusat kebugaran seminggu lima kali, tapi, mengapa saya tak kunjung ramping?
Sebelum putus asa berolahraga, coba lihat kembali aktivitas Anda beberapa hari belakangan. Apakah porsi dan komposisi makanan yang Anda santap sudah tepat? Coba buat daftar apa saja yang telah Anda makan selama seminggu. Mungkin ada beberapa hal yang ternyata mengejutkan Anda.

Setelah itu, perbaiki kembali porsi latihan. Mungkin selama ini Anda terlalu memfokuskan diri pada kuantitas dan bukan kualitas. Latihan beban cukup dilakukan tiga kali seminggu saja, pada hari-hari yang tidak berurutan. Sebab, tubuh memerlukan waktu 48 jam untuk memulihkan kondisi setelah bekerja berat.

Bagaimana cara mengecilkan pipi yang gembil?
Anda bisa mengencangkan otot pipi dengan latihan membentuk huruf eeee dan oooo selama beberapa menit, sehari dua kali. Namun, sebenarnya lemak bisa dihilangkan dari tubuh secara proporsional dengan aerobik dan olahraga lainnya. Biasanya, lemak di wajah adalah yang paling lambat bertambah dan yang paling cepat hilang bila berat badan turun.

Setelah 30 menit di treadmill, sudahkah membakar habis lemak yang menumpuk di bawah kulit?
Jangan ukur kesuksesan Anda hanya dari kalori yang dibakar di atas treadmill. Olahraga membantu membangun jaringan otot. Dengan demikian, jumlah kalori yang Anda bakar sehari-hari akan lebih banyak jumlahnya karena 1 kg otot perlu membakar 80 kalori sehari, sementara 1 kg lemak hanya mampu membakar 4 kalori per hari, dalam keadaan istirahat, tanpa melakukan aktivitas fisik. Semakin banyak jumlah lemak yang Anda gantikan dengan otot, makin banyak pula jumlah kalori yang dibakar tubuh dalam keadaan istirahat.

Apa solusi terbaik untuk pinggul dan paha yang digelayuti selulit?
Porsi latihan untuk tubuh bagian bawah atau latihan dengan menggunakan step machine, sekedar berfungsi mengencangkan otot bokong dan tidak mengubah bentuknya.

Untuk mengurangi gelambir, Anda bisa melakukan cardio exercise dan mengencangkannya dengan latihan khusus untuk kaki seperti squats, lunges dan pilates. Untuk membasmi selulit, Anda bisa melakukan diet sehat dan olahraga yang bisa melancarkan sirkulasi darah di daerah rawan timbunan selulit.

Diet Melalui Kebiasaan Makan



Merasa kenyang lebih lama bisa membantu Anda menurunkan berat badan. Karena hormon yang ditimbulkan dari makanan yang mengandung protein dan karbohidrat membuat sinyal kenyang di otak bertahan lebih lama. Jadi, dengan merasa kenyang Anda akan malas untuk ngemil yang bisa merusak diet Anda.

Selain dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat protein dan karbohidrat, Anda juga harus mengubah kebiasaan makan Anda.

“Rasa lapar dan kenyang melibatkan aspek fisik dan psikologis. Faktor pilihan makanan merupakan aspek fisik dan kebiasaan makan adalah aspek psikologisnya,” kata Andy Hill, profesor bidang psikologi medis di Universitas Leeds, Inggris.

Nah, sekarang bagaimana caranya agar Anda bisa tetap merasa kenyang tanpa melupakan diet? Ikuti tipsnya!

• Batasi variasi makanan dalam piring Anda

Variasi makanan memang sangat memicu selera makan. Tetapi, buat yang sedang berdiet harus dihindari. Semakin banyak variasi makanan dalam piring akan membuat selera makan meningkat dan akan membuat Anda lebih lama mendapatkan kepuasan makan.

• Makanlah sendirian dan fokus

Kedengarannya memang aneh. Tetapi dengan menikmati makanan sendirian Anda menjadi lebih fokus. Jika biasanya Anda makan sambil bicara dengan teman atau menonton televisi mulai sekarang makanlah dengan fokus. Hal itu akan membuat Anda lebih cepat merasa kenyang.

• Nikmati kunyahan makanan.

Kunyahlah makanan dengan dengan perlahan. Nikmati aroma serta rasanya dari tiap gigitan. Hal itu akan berpengaruh pada produksi hormon yang menimbulkan rasa kenyang.

• Gunakan piring dengan ukuran sedang atau kecil

Jika biasanya Anda menggunakan piring besar untuk makan mulai sekarang berlalihlah ke piring kecil atau sedang. Dengan menggunakan piring besar jumlah makanan Anda akan lebih banyak, dan tentunya tidak efektif untuk diet Anda.

• Nikmati cemilan dua jam setelah makan besar

Setelah makan biasanya Anda ingin menikmati makanan kecil. Jika demikian sebaiknya tunggu sampai dua jam. Biarkan makanan tercerna dengan sempurna baru Anda menikmati cemilan.

• Batasi konsumsi gula

Kandungan gula dapat memicu rasa lapar. Sebaiknya hindari konsumsi makanan manis secara berlebihan. Hal itu hanya akan merusak diet Anda.

• Cukup tidur

Jika kurang tidur, tubuh Anda akan banyak memproduksi hormon ghrelin (hormon yang membuat Anda merasa lapar) dan sedikit memproduksi hormon leptin (hormon yang membuat Anda kenyang).